Ayat 8 Surah Al- Insan,kemiskinan fatimah dan ali

Ayat 8 Surah Al- Insan
Posted on 01/11/2012 by Ummu El Nurien

السلا م عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الر حمن الرحيم

Cerita ayat ini sebenarnya sudah kutulis pada coretan Bukan sekedar Tinta Emas. Ayat ini ku tulis lagi, karena ingin aku memulai dalam blogku ada kategori Asbabunnuzul.
Ada cerita yang mulia , yang penuh berkah dibalik sebuah ayat. Kisah- kisah dibalik turunnya sebuah ayat adalah cerita yang sangat luar bisa, sehingga Allah abadikan didalam Alquran. Betapa Allah memuliakan kehidupan, pengorbanan mereka, sehingga dari orang yang pertama membaca, belajar ayat Al- Quran sampai sekarang itu akan mengalir pada mereka. Subhanallah.. .. Dibalik cerita mereka banyak tersimpan pelajaran yang dapat kita ambil. Dengan mengetahui cerita dibalik sebuah ayat maka kita akan memahami maksud dari ayat itu. Dan tentu masih banyak lagi manfaat yang bisa kita ambil dibalik asbabun nuzul.

Dah lama ingin menyimpan asbab- asbab turunnya ayat- ayat Alquran yang sering kubaca dalm blogku. Mungkin teman- teman pernah membacanya pada buku- buku Asbabun nuzul, tafsir Al- Quran. tak apa.. Karena aku menulisnya disini, hanya berharap setiap hurup yang kuketik, bisa menyentuh , menggugah hatiku, bisa termotivasi jejak kehidupan para sahabat, dan pastinya juga dengan tau cerita – cerita dibalik ayat Alquran, aku berharap hafalanku makin mampu bertahan, dibalik banyaknya kesibukanku .

Mudahan Allah mampukan kita untuk mengikuti jejak langkah mereka, dan di akherat kelak bisa berkumpul dengan mereka. Tak ada yang lebih mulia, dari pada mengambil dari kehidupan mereka. Tak ada yang lebih besar pengorbanan dalam memperjuangkan agama, selain pengorbanan mereka. Tak ada darah yang lebih mulia selain darah mereka. Tak ada tangisan yang lebih berharga selain tangis anak isteri mereka. Tak ada teman yang mulia dari pada mereka. Tak ada orang yang patut dikagumi dan digemari selain mereka. Takada orang yang lebih patut dirindukan selain Rasulullah saw dan mereka. Ya mereka teman,,. para sahabat,, mereka yang sering Allah puji- puji dalam Alquran. Tak ada yang dapat mengumpulkan kita dengan mereka selain mengikuti jejak kehidupan mereka..

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. “

——————————————————————————————————-

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.”

Ibnu Mardawaih rah.a telah menukilkan secara ringkas dari Ibnu Abbas r.humaa, ” bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Ali r.a dan Fathimah r.ha..

” Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.humaa. bahwa pada suatu ketika Hasan r.a dan Husien r.a sedang sakit parah. Maka Ali r.a dan Fatihmah r.ha bernadzar, apabila kedua anaknya sembuh, mereka akan berpuasa sebagai tanda rasa syukur. Dengan karunia Allah swt kedua anaknya telah sembuh. Keduanya pun mulai berpuasa nadzar, akan tetapi dirumah mereka tidak sesuatu untuk makan sahur dan berbuka puasa. Mereka berpuasa dalam keadaan sangat lapar. Pada pagi harinya, Ali r.a pergi kepada seorang yahudi yang bernam Syam’un. Ali r.a berkata” jika engkau ingin menyuruh seseorang untuk memintal wol dengan imbalan, maka putri Rasulullah saw bersedia melakukannya”. Orang yahudi itu menyetujui dengan ketentuan satu gulung wol diberi diberi imbalan tiga sha’ gandum. Pada hari pertama, Fathimah r.ha memintal sepertiga bagian wol, kemudian ia mengambil satu sha’ gandum, lalu ditumbuk dan dimasaknya menjadi lima potong roti, yakni untuk Ali r.a, Fathimah r.ha, Hasan r.a, Husien r.a, dan seorang hamba sahaya perempuannya yang bernama Fidhdhah. Ketika waktu berbuka puasa tiba, dan ketika Ali r.a pulang dari shalat maghrib berjamaah dengan Rasulullah saw., dan Fathimah r.ha telah bekerja selama sehari penuh, sekeluarga telah duduk bersama untuk berbuka puasa. Alas makan telah dibentangkan , diatasnya sudah disiapkan roti untuk berbuka puasa. Ali r.a mengambil roti untuk dimakannya, tiba- tiba terdengar seorang fakir berkata dengan keras didepan pintu,

“ wahai keluarga Muhammad, aku adalah seorang fakir, berilah makanan kepadaku, semoga Allah swt memberimu makan dari makanan surga.” Ali r.a segera menahan tangannya dan bermusyawarah dengan Fathimah r.ha. fathimah r.ha berkata,” Berikanlah.” Kemuadian Ali r.a memberikan semua roti kepada fakir miskin itu, tanpa menyisakan sedikit pun. Dan mereka tidur setelah berbuka puasa hanya dengan air.

Dalam keadaan seperti itu, mereka mulai berpuasa pada hari kedua, Fathimah r.ha memintal sebagian wol yang kedua, dan menerima satu sha’ gandum. Ia menumbuk tepung itu dan memasaknya. Ketika Ali r.a setelah selesai shalat dengan Rasulullah dan duduk untuk makan bersama keluarganya , seorang anak yatim meminta-minta didepan pintu sambil mengatakan bahwa dirinya miskin dan hidup sendirian. Mereka pun menyerahkan semua roti itu kepada yatim tersebut, dan mereka tidur setelah berbuka hanya dengan air.

Pada hari ketiga, Fathimah r.ha memintal sisa wol dan menerima sati sha’ gandum lalu menumbuk dan memasaknya. Sehabis shalat maghrib ketika mereka duduk untuk berbuka berpuasa, seorang tawanan datang dan meminta- minta sambil mengatakan bahwa dirinya dalam kesusahan . mereka pun memberika semua roti itu kepadanya dan mereka kembali tidur tanpa makan apapun.

Pada hari keempat mereka memang tidak berpuasa, tetapi dirumah tidak ada sesuatu pun yang dapat mereka makan. Ali r.a membawa kedua anaknya menghadap Rasulullah saw dengan berjalan tertatih- tatih karena tidak makan selama berturut- turut. Rasulullah saw bersabda,” sungguh menyedihkan hatiku melihat kalian menderita kekurangan dan kesengsaraan . Mari kita temui Fathimah r.h.” Rasulullah saw menemui Fathimah r.ha yang dilihatnya sedang mengerjakan shalat nafil. Mata Fathimah r.ha terlihat cekung, perutnya tertarik sampai menempel kepunggung karena sangat lapar. Rasulullah saw memeluk putrinya dan mendo’akan rahmat Allah swt baginya dan keluarganya. Pada saat itulah jibril as datang mewahyukan ayat dia atas.”.

coba kita lihat ayat berikutnya:

“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih”

Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.

Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.

Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,

Di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.

Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.

Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca.

(yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.

Di dalam syurga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.

(Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.

Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.

Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.

Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.

Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).( QS. Al- Insaan: 9- 22)”

subhanallah berapa banyak pahala yang mengalir kepada mereka asbab turunnya ayat ayat ini. Bahkan didunia pun mereka sudah mendapat kabar gembira tentang kehidupan akherat kelak.. subhanallah.. Mudahan kita bisa mengikuti jejak mereka..

Dari berbagai sumber. Ayat – Ayat Al- Quran di ambil dari: Dudung net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: