Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 14

Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 14
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum – Dibaca: 68 kali

Hadits Ke-28

Dari Watsilah r.a berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Saya telah dikaruniai Sab’a Thuwal sebagai pengganti Taurat, Mi’in sebagai pengganti Zabur, Matsani sebagai pengganti Injil dan Mufassal sebagai Anugerah istimewa kepada saya.” (Hr. Ahmad).

Tujuh surat pertama disebut Sab’a Thuwal (tujuh surat yang terpanjang). Kemudian sebelas surat berikutnya disebut Mi’in (surat-surat yang masing-masing mengandung seratus ayat). Dua puluh surat berikutnya disebut Matsani (Surat yang berulang-ulang). Dan sisanya sebagai penutup Al-Quran disebut Mufashal (yang menjelaskan). Ini pendapat yang umum. Akan tetapi terdapat perbedaan pendapat, surat-surat mana yang termasuk Sab’a Thuwal atau Mi’in, begitu juga surat-surat mana yang termasuk Matsani atau Mufashshal. Tetapi perbedaan pendapat ini tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap hadits ini. Maksud dari hadits ini menunjukkan bahwa Al-quran mengandung semua yang terkandung didalam kitab-kitab Allah yang diturunkan dari langit sebelumnya ditambah Mufashshal sebagai tambahan yang istimewa, yang tidak terdapat dalam isi kandungan kitab-kitab sebelumnya.

Hadits Ke-29

Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a berkata, “Suatu ketika saya sedang duduk bersama sekumpulan orang muhajirin yang dha’if yang tidak mempunyai cukup kain untuk menutupi anggota tubuh mereka sepenuhnya, bahkan sebagian mereka melindungi dirinya dibelakang orang lain, dan seorang qari (orang yang pandai membaca Al-quran) sedang membaca Al-Quran yang suci. Tiba-tiba Rasulullah saw. Datang dan berdiri disisi kami. Kedatangan Rasulullah itu menyebabkan qari menghentikan bacaannya. Baginda memberi salam sejahtera kepada kami dan bertanya apa yang sedang kami lakukan. Kami pun menjawab, kami sedang mendengar Al-Quran dibacakan. Kemudian Rasulullah saw. Bersabda. “Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan dikalangan umatku sekumpulan manusia yang mana saya diperintahkan agar duduk bersabar bersama mereka.” Rasulullah saw. Duduk ditengah-tengah untuk mengatur kami, kemudian Rasulullah saw. Dengan isyarat tangannya supaya mereka melingkar dan menghadapkan wajah mereka ke arah beliau. Kemudian Rasulullah saw. Bersabda, “Wahai sekalian orang muhajirin yang miskin, berita gembira untuk kalian, dengan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat, dan kamu akan memasuki surga lebih dahulu daripada orang-orang kaya dengan perbedaan setengah hari dan setengah hari ini sama dengan lima ratus tahun.” (Hr. Abu Dawud).

Telanjang badan disini maksudnya adalah hanya dapat menutupi batas aurat saja. Karena jika dihadapan umum, walaupun bukan aurat, mereka tetap berusaha menutupinya, sehingga apabila ada didalam majelis mereka satu sama lain saling duduk menutupi badan saudaranya supaya badan mereka tidap dapat dilihat oleh orang lain. Mereka tidak menyadari kedatangan Rasulullah saw. Karena sedang khusyu mendengar bacaan Al-quran. Ketika mereka melihat kedatangan Rasulullah, sebagai rasa hormat pembaca al-quran itu pun menghentikan bacaannya.

Walaupun Rasulullah saw. Telah melihat bahwa mereka sedang mendengarkan bacaan Al-quran, namun beliau bertanya juga tentang apa yang sedang mereka lakukan. Pertanyaan ini hanya untuk menunjukkan perasaan gembira beliau terhadap apa yang sedang mereka lakukan.

Satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun didunia sebagaimana yang diberitakan dalam Al-quran : “Dan sesungguhnya satu hari disisi tuhamu adalah seribu tahun dalam perhitunganmu.” (Qs. Al-Hajj ayat 47)

itulah sebabnya perkataan ghadan dalam bahasa arab yang artinya besok digunakan secara umum untuk menunjukkan hari kiamat. Perbandingan satu hari sama dengan seribu tahun adalah bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang kafir tidak demikian. Disebutkan didalam Al-quran. “Satu hari yang kadarnya menyamai lima puluh ribu tahun.” (Qs. Al-Maarif ayat 4)

bagi orang-orang yang benar-benar beriman satu hari tersebut akan terasa lebih pendek lagi sesuai dengan taraf keimanan mereka. Ada satu riwayat yang mengatakan bahwa bagi sebagian orang mukmin lamanya waktu itu seumpama melakukan dua rakaat shalat shubuh saja.

Kelebihan membaca Al-quran diterangkan dalam banyak hadits, begitu pula kelebihan mendengarkannya. Selain dari ini, fadhilah apa lagi yang lebih besar. Demikian tingginya amalan mendengarkan bacaan Al-quran, sehingga Rasulullah saw. Pun diperintahkan untuk duduk bersama orang-orang yang menghabiskan waktunya untuk membaca Al-Quran seperti disebutkan dalam hadits diatas.

Sebagian ulama berfatwa, bahwa mendengar bacaan Al-quran lebih utama derajatnya daripada membacanya, karena membaca Al-quran adalah nafil (sunat) sedangkan mendengarkannya adalah fardhu, dan amalan fardhu itu selalu lebih utama dari amalan nafil.

Dari hadits diatas dapat diambil satu kesimpulan dari permasalahan yang diperselisihkan dikalangan para ulama, yaitu apakah orang miskin yang teguh imannya dan menyembunyikan kemiskinan dari orang banyak itu lebih utama daripada orang kaya yang bersyukur kepada Allah swt. Dan menyempurnakan kewajibannya. Hadits diatas mendukung pendapat yang menyatakan bahwa orang miskin yang sabar dan teguh dengan pendirian imannya adalah lebih utama.

Hadits Ke-30

Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Barangsiapa mendengarkan satu ayat Al-quran, akan dituliskan untuknya satu kebaikan yang dilipatgandakan dan barangsiapa membacanya (satu ayat), ia akan menjadi nur baginya pada hari kiamat.” (Hr. Ahmad)

para ulama hadits mempersoalkan sanad hadits diatas, tetapi banyak juga dalam hadits-hadits lain yang isinya menguatkan hadits tersebut diatas, bahwa dengan mendengar saja bacaan Al-quran akan mendapat ganjaran yang sangat besar. Oleh karena itu sebagian ulama berpendapat, bahwa mendengar Al-quran adalah lebih utama daripada membacanya.

Ibnu Mas’ud meriwayatkan, “Suatu ketika Rasulullah saw. Duduk diatas mimbar dan bersabda, “Bacakanlah Al-Quran untukku.” Ibnu Mas’ud r.a berkata, “Adalah tidak pantas bagiku untuk membaca Al-Quran kepada engkau, sedangkan Al-quran telah diturunkan kepada engkau.” Rasulullah saw. Bersabda, “Hatiku ingin sekali mendengarnya.” Ibnu Mas’ud r.a menambahkan, “Ketika saya mulai membaca Al-Quran, air mata mengalir dari kelopak mata Rasulullah saw.

Suatu ketika Salim r.a seorang hamba milik Hudzaifah r.a. Yang telah dibebaskan, sedang membaca Al-Quran, lalu Rasulullah saw. Berdiri disampingnya dan mendengarkan bacaannya beberapa saat. Begitupun ketika Rasulullah saw. Mendengar bacaan Al-Quran dari Abu Musa Al-Anshari r.a beliau memuji bacaannya. (Sumber Kitab Fadhail Amal Hal : 380-383)

* Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 13
* Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 12
* Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 11
* Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 10
* Empat Puluh Hadits Tentang Fadhilah Al-Quran Bag. 9

0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

* luangkan waktu tuk beribadah kepada-Ku. Nanti Ku penuhi tanganmu dengan rizki.
* luangkan waktu tuk beribadah kepada-Ku. Nanti Ku penuhi hatimu dengan kekayaan.
* Jika seseorang memperhatikanmu hanya sekedar basa basi, maka tinggalkanlah dan jangan kau sesali
* Wahai dunia, barangsiapa melayanimu, jadikanlah ia pelayanmu. Hadits Qudsi
* jangan kalian menjauhkan diri dari-Ku. Nanti hatimu penuh kemiskinan dan tanganmu sarat kesibukan

Statistik User

068693
Pengunjung hari ini : 50
Total pengunjung : 22193
Hits hari ini : 163
Total Hits : 68693
Pengunjung Online : 2

Polling

Apa Majlis Favorit Anda ?

Rasulullah SAW
Ahbabul Musthofa
Nurul Musthofa

Lihat Hasil Poling

Special Thank’s To Mr. Lukmanul Hakim (Lokomedia) for him CMS. Good Luck For Him.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: